hey zen....
terima kasih sudah hadir dalam kehidupan aku,,,
sekalipun kamu tau aku begitu sering bilang terima kasih sama kamu,,,
meskipun aku terkesan berlebihan,, ya inilah aku,,,
terima kasih telah hadir dalam hidup aku...
awal kita saling kenal ...
senyuman pertama di Bandung,,
semua itu begitu membekas,,, dan tersenyum sendiri ketika ingat semua itu,,
perkenalan pertama yang hanya membahas pekerjaan, sampai aku mau menjodohkan kamu ke adik aku,, taii entah bagaimana alur ceritanya hingga hubungan ini pun terjalin,,,
komunikasi yang intens,, beberapa kali liburan bersama,, dan tidak ada terfikirkan bahwa kita pada akhirnya memiliki rencana yang luar biasa,,
mungkin kamu benar,, aku bukan wanita yang peka terhadap perasaan laki2
sampai pada akhirnya ,,, kamu datang kerumah,,
dan orang tuaku langsung membicarakan soal masa depan,,,
aku bingung saat itu ketika kamu membangunkan aku tidur,,,
dengan wajah yang begitu gugup namun ceria dan aku masih ingat wajah itu :)
aku bingung saat itu,,,,
ada apa.. apa yang salah,,??
dan kamu pun mengucap kata2 itu " Tahun depan insyaallah kita jadi nikah yang "!
akuuuuu "bengongg " gak percaya " ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
ini apa ini mimpi,,, ini nyataa,,,,, ya allah,,, subhanaullah,,,
seketika sunyi dan menatap dalam2 mata itu,,,,
kamuu,,,, kamuuu yang selama ini,,, jadii kamuuuu.....
semua begitu indah saat itu,,,, lebih indah dari ratusan bunga mawar,,,
lebih indah dari apapun,,,,
kamu,, laki2 yang cuek,, yang ga pernah romantis,, ga pernah ngegombal,,,
dan kamu yang mengucap kata2 itu,, itu lebih dari apapun rasa bahagianyaa,,,
terima kasih ya allah telah kau hadirkan dia,,,,,,
lancarkanlah segala urusan aku dengannya,, ridhoilah niat baikku dengannya,,,
aminn
22/9/2016